Sidorajo, beritakisahnyata.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Rutan Kelas I Surabaya mengambil langkah besar untuk mengatasi overkapasitas dengan memindahkan 800 warga binaan dari Blok A ke Blok Adikara pada Kamis, (16/01/2025).
Pemindahan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tomi Elyus, didampingi KPLP Hengki Giantoro dan diawasi secara langsung oleh Direktur Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Lilik Sujandi.
Blok Adikara, yang baru saja selesai dibangun, dirancang khusus untuk memberikan ruang lebih manusiawi bagi warga binaan. Dengan kapasitas hingga 800 orang, fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama Rutan Surabaya. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Kemenimipas untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.
Proses pemindahan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh petugas pemasyarakatan Rutan Surabaya, termasuk regu pengamanan, staf pengamanan an staf administrasi. Langkah-langkah pengamanan dan koordinasi diterapkan dengan cermat untuk memastikan proses berjalan lancar dan aman.
“Pemindahan ini bukan hanya tentang pergeseran tempat tinggal, tetapi juga upaya menciptakan suasana pemasyarakatan yang lebih baik dan terorganisir,” ujar Lilik Sujandi dalam keterangannya.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tomi Elyus, menjelaskan bahwa pemindahan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat.
“Kami telah mempersiapkan ini dengan sangat matang, mulai dari pengawalan hingga komunikasi dengan warga binaan. Saya mengapresiasi kerja sama semua pihak, terutama jajaran pemasyarakatan yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Tomi.
Blok Adikara dilengkapi dengan fasilitas yang lebih memadai, seperti sirkulasi udara yang baik dan area yang dirancang sesuai standar pemasyarakatan modern. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik bagi warga binaan maupun petugas.
Langkah pemindahan ini juga menjadi momentum penting dalam memperlihatkan komitmen Kemenimipas untuk terus menghadirkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik.(hms/dik)
